Pukul 12.00 hari ini (31 Maret 2006) terdengar bunyi sirene dari arah Sungai Elbe.
Istriku nanya, itu bunyi apa ya? Jangan2 alarm banjir. Mungkin juga sih, soalnya pas hari Rabu aku tempat Maggie dan Susanto yang rumahnya deket sama sungai Elbe, di sana air tinggal 15 meter lagi dari tempat dia.
Setelah nyari2 info di Internet, ternyata bener, air di sungai Elbe sudah setinggi 7,05 meter, dengan kenaikan ketinggian rata2 2 cm per jam. Diperkirakan sampai hari Minggu ketinggian air akan mencapai 7,75 meter. Sebagai informasi pada tanggal 17 Agustus 2002 pernah terjadi banjir besar yang melanda kota2 di Eropa yang dilewati oleh Sungai Elbe, di antaranya Praha dan Dresden yang paling parah. Banjir besar ini diklaim sebagai banjir 100-tahunan, dan waktu itu air mencapai ketinggian 9,40 meter, cukup untuk merendam kota Dresden.
Sampai saat ini beberapa kota kecil di luar Dresden sudah terendam banjir seperti Pirna, Bad Schandau, Rathen. Beberapa tempat di Dresden sudah dievakuasi seperti di Cossebaude/Gohlis. Kendaraan umum di Blaues Wunder (deket tempatnya Susanto) sudah tidak boleh lewat lagi. Kita tunggu saja perkembangan selanjutnya, semoga air cepat surut kembali.
Yang menurut saya menarik dari peristiwa ini adalah, betapa pemerintah kota Dresden dan negara bagian Saxony betul2 memperhatikan hal ini. Fasilitas2 IT digunakan untuk menyebarkan berita dan kebutuhan penanggulangan banjir. Permintaan bantuan, pengumuman evakuasi, kondisi lapangan semua bisa dipantau lewat Internet. Yang lebih menarik, mereka juga mendokumentasikan hal2 yang mereka lakukan waktu penanggulangan banjir tahun 2002. Di website kota Dresden, kita bisa mengikuti apa saja yang telah dilakukan pemerintah kota, partisipasi warga kota dalam menanggulangi banjir tersebut, sehingga bisa dipelajari dan dimanfaatkan untuk pencegahan dan penanggulangan kasus serupa di masa yang akan datang.
Beberapa program studi dan pusat riset juga telah lama berdiri untuk mempelajari perilaku banjir dan memberikan masukan mengenai cara2 penanggulangan banjir di masa yang akan datang. Di sini banjir tidak hanya dilihat sebagai bencana alam yang harus diterima begitu saja, tapi dipelajari dan disikapi dengan bijak tanpa perlu mencari kambing hitam atas penyebabnya.
Sumber:
1.
Banjir Eropa tahun 20022.
Dokumentasi penanggulangan banjir kota Dresden tahun 2002, dari website kota Dresden3.
Informasi aktual kenaikan air Sungai Elbe dari tanggal 27 Maret 2006 sampai sekarang, dari website kota Dresden4.
Berita tentang alarm banjir di kota Dresden, dari website majalah Der SpiegelGambar diambil dari
website Technische Universitaet Dresden, menggambarkan kondisi kota Dresden 17 Agustus 2002 yang terendam banjir.
Info terakhirSampai saat ini (1 April 2006 pukul 12.00), air sudah mencapai ketinggian 7,30 meter dengan perkiraan air akan mencapai 7,60 meter pada hari Minggu. Upaya evakuasi di Gohlis mengalami kesulitan karena baru sedikit warga yang mau dievakuasi.
1 April 2006 pukul 13.00 air mencapai ketinggian 7,31 meter. Kelajuan ketinggian melambat menjadi 1 cm per jam.
2 April 2006 pukul 17.00 ketinggian air 7,32 meter.
4 April 2006 pukul 2.15 ketinggian air 7,48 meter. Kemarin nonton TV, di Czech banjir udah lebih parah.
4 April 2006 pukul 17.00 ketinggian air 7,47 meter. Besok diperkirakan ketinggian air antara 7,50 sampai 7,40 meter. Buat "turis banjir" (istilah yang digunakan buat para wisatawan yang suka mengunjungi tempat banjir) diperingatkan supaya tidak melewati batas pengaman sungai, karena berbahaya dan dapat menimbulkan kematian. Negara bagian Saxony-Anhalt dan Brandenburg menunggu gilirannya. Diperkirakan sampai akhir minggu ini ketinggian air masih di atas 7 meter, bahkan mungkin bisa sampai Paskah.
5 April 2006 pukul 11.00 ketinggian air 7,39 meter, air mulai surut pelan2.