Wikan Danar's posts with tag: dresden

What are tags? You can give your posts a "tag", which is like a keyword. Tags help you find content which has something in common. You can assign as many tags as you wish to each post.
View posts by people in your network with tag dresden
Ya iyalah ... summer gitu loh?
Hah, sudah summer, kah?
Perasaan masih spring deh ... april gini. Tapi kok sudah serasa sepanas summer ya?
Kemarin saja sudah 28 derajat Celcius. Oh My God, kelihatannya summer ini bisa jadi summer terpanas (dibanding summer2 sebelumnya).

Tahun lalu, April masih dingin. Orang2 masih keluar dengan jaket walaupun tipis. Tahun ini? Orang2 sudah pake t-shirt dan tank top keluar rumah.

Summer panjang ... dan hari-hari pun semakin panjang. Matahari baru redup menjelang pukul 8 malam. Dan sudah mulai nongol lagi pukul 5 pagi ...

Blog EntryAkhirnya Salju Turun JugaJan 24, '07 4:28 AM
for everyone
Beberapa hari ini, setelah turunnya badai Kyrill, aku jadi rajin ngecek weather.yahoo.com untuk mengecek kondisi dan prakiraan cuaca. Ini penting, soalnya cuaca di sini memang susah ditebak, kadang panas, kadang dingin, kadang angin kencang, pokoknya gak jelas deh.

Sudah dua hari, weather.yahoo.com menuliskan bahwa salju turun di Dresden. Tapi kalau melihat ke luar tidak ada salju. Kayaknya ada yang salah atau ada yang bohong ya?
Hari ini salju turun beneran di Dresden, seperti sudah diprakirakan sama weather.yahoo.com beberapa hari lalu. Cukup tebal dan cukup kencang juga. Saya sampai tidak bisa melihat ke depan, karena saking kencangnya salju yang turun.

Yah, selamat datang winter yang telat di Dresden. Moga-moga jangan lama-lama ya

Blog EntryHari Ini Angin Bertiup Kencang SekaliJan 18, '07 12:08 PM
for everyone
Hari ini, 18 Januari 2007, angin bertiup kencang sekali di Dresden.
Aku cek di weather.yahoo.com kecepatannya sekitar 63 km/jam.
Jalan ke perpustakaan, eh ternyata perpustakaannya tutup lebih awal karena mereka mengalami gangguan listrik karena perubahan cuaca.
Sepanjang jalan ke kampus aku menjumpai banyak ranting pohon yang berjatuhan, satu pohon besar di depan Alte Mensa roboh, beberapa papan penunjuk jalan juga roboh.
Di depan kampus Informatika, satu motor gede yang lagi parkir juga roboh.
Dahsyat, man ...




Blog EntryWinter tak jadi Mampir ke DresdenJan 7, '07 4:29 PM
for everyone
Resminya, Winter (Musim Dingin) dimulai pada akhir Desember sampai Akhir Maret. Tapi tahun ini Winter terasa berbeda. Pada awal November 2006 yang lalu memang sempat turun salju selama 1-2 hari. Namun setelah itu tidak ada lagi salju. Suhu pun cukup hangat, padahal tahun sebelumnya bulan November sudah dipenuhi dengan salju sampai akhir Maret. Di beberapa tempat salju bahkan masih turun di bulan Juni, saat permulaan Piala Dunia 2006.

Der Spiegel menyebutkan ini musim dingin terhangat sepanjang 1300 tahun. Alpen belum tertutup salju, padahal biasanya akhir musim gugur juga Alpen sudah tertutup salju. Akibatnya tempat-tempat ski pada nganggur, dan para wisatawan ditawari hiking alih-alih ski. Beruang kutub pusing, ini saatnya tidur dan berhibenarsi, tapi suhu masih terlalu hangat untuk tidur. Anjing laut pun susah didapat. Dikhawatirkan beruang kutub bisa punah.

Akhir Natal 2006, 27 Desember saat kami pulang dari liburan ke Belanda, kami mendapati salju di Dresden. Wah, kayaknya musim dingin sudah tiba nih. Paginya, 28 Desember turun hujan salju di atap-atap rumah, meskipun tidak untuk waktu yang lama. Di koran pun mulai muncul berita Alpen kembali tertutup salju, orang-orang pun bisa kembali bermain ski.

Minggu ini dan minggu depan diperkirakan suhu menghangat. Walhasil gak jadi lagi turun salju. Katanya sih gara2 El Nino. Mungkin juga global warming, mungkin juga gara2 Amerika tidak menandatangani Protokol Kyoto.

Masih ada kesempatan buat Winter mampir ke Dresden. Musim dingin belum berakhir. Masih ada Februari dan Maret. Kita tunggu saja.

LinkDresden : Kota Ilmu Pengetahuan 2006Oct 2, '06 11:12 AM
for everyone
Link: http://www.dresden-wissenschaft.de/index.php?id=43&L=1

Weleh weleh weleh ... belum pernah aku menyaksikan acara ilmu pengetahuan semeriah ini. Sebuah kota merayakan penghargaan sebagai "Kota Ilmu Pengetahuan 2006" dengan mengadakan pameran2, seminar2, konferensi, dan berbagai atraksi lainnya. Tidak cuma berpusat di kampus Universitas saja, acara ini juga diadakan di pusat-pusat perbelanjaan. Seluruh kota memeriahkan acara ini. Tua muda. Miskin Kaya. Yang akademisi maupun yang awam. Semuanya tumplek blek dan bisa berpartisipasi memeriahkan program ini.

Jadi ngimpi, kapan Indonesia bisa bikin acara kayak gini. Gak usah Indonesia, Bandung aja deh. ITB harusnya bisa mempelopori penyebarluasan ilmu pengetahuan kepada masyarakat. Jadi gak cuman bisa bikin pasar seni yang bikin macet sepanjang jalan Ganesha & Dago, tapi bisa juga misalnya ngadain Pameran Ilmu Pengetahuan (Expo Science) di BIP atau BSM, didukung oleh Pemkot Bandung. Kayaknya keren juga nih ... Semoga bisa terwujud juga di Indonesia. Amin.


Photo AlbumBanjir di Dresden dari dekat (2 photos)Apr 4, '06 6:05 AM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd
Ini beberapa foto yang saya dapatkan pada waktu mengunjungi pinggiran Sungai Elbe di dekat rumah. Pohon2 sudah kerendem air, dan perahu penyeberangan otomatis tidak berfungsi karena ketinggian air yang semakin tinggi.

Blog EntryBanjir di Dresden?Mar 31, '06 5:26 PM
for everyone
Pukul 12.00 hari ini (31 Maret 2006) terdengar bunyi sirene dari arah Sungai Elbe. Istriku nanya, itu bunyi apa ya? Jangan2 alarm banjir. Mungkin juga sih, soalnya pas hari Rabu aku tempat Maggie dan Susanto yang rumahnya deket sama sungai Elbe, di sana air tinggal 15 meter lagi dari tempat dia.

Setelah nyari2 info di Internet, ternyata bener, air di sungai Elbe sudah setinggi 7,05 meter, dengan kenaikan ketinggian rata2 2 cm per jam. Diperkirakan sampai hari Minggu ketinggian air akan mencapai 7,75 meter. Sebagai informasi pada tanggal 17 Agustus 2002 pernah terjadi banjir besar yang melanda kota2 di Eropa yang dilewati oleh Sungai Elbe, di antaranya Praha dan Dresden yang paling parah. Banjir besar ini diklaim sebagai banjir 100-tahunan, dan waktu itu air mencapai ketinggian 9,40 meter, cukup untuk merendam kota Dresden.

Sampai saat ini beberapa kota kecil di luar Dresden sudah terendam banjir seperti Pirna, Bad Schandau, Rathen. Beberapa tempat di Dresden sudah dievakuasi seperti di Cossebaude/Gohlis. Kendaraan umum di Blaues Wunder (deket tempatnya Susanto) sudah tidak boleh lewat lagi. Kita tunggu saja perkembangan selanjutnya, semoga air cepat surut kembali.

Yang menurut saya menarik dari peristiwa ini adalah, betapa pemerintah kota Dresden dan negara bagian Saxony betul2 memperhatikan hal ini. Fasilitas2 IT digunakan untuk menyebarkan berita dan kebutuhan penanggulangan banjir. Permintaan bantuan, pengumuman evakuasi, kondisi lapangan semua bisa dipantau lewat Internet. Yang lebih menarik, mereka juga mendokumentasikan hal2 yang mereka lakukan waktu penanggulangan banjir tahun 2002. Di website kota Dresden, kita bisa mengikuti apa saja yang telah dilakukan pemerintah kota, partisipasi warga kota dalam menanggulangi banjir tersebut, sehingga bisa dipelajari dan dimanfaatkan untuk pencegahan dan penanggulangan kasus serupa di masa yang akan datang.

Beberapa program studi dan pusat riset juga telah lama berdiri untuk mempelajari perilaku banjir dan memberikan masukan mengenai cara2 penanggulangan banjir di masa yang akan datang. Di sini banjir tidak hanya dilihat sebagai bencana alam yang harus diterima begitu saja, tapi dipelajari dan disikapi dengan bijak tanpa perlu mencari kambing hitam atas penyebabnya.

Sumber:
1. Banjir Eropa tahun 2002
2. Dokumentasi penanggulangan banjir kota Dresden tahun 2002, dari website kota Dresden
3. Informasi aktual kenaikan air Sungai Elbe dari tanggal 27 Maret 2006 sampai sekarang, dari website kota Dresden
4. Berita tentang alarm banjir di kota Dresden, dari website majalah Der Spiegel

Gambar diambil dari website Technische Universitaet Dresden, menggambarkan kondisi kota Dresden 17 Agustus 2002 yang terendam banjir.

Info terakhir
Sampai saat ini (1 April 2006 pukul 12.00), air sudah mencapai ketinggian 7,30 meter dengan perkiraan air akan mencapai 7,60 meter pada hari Minggu. Upaya evakuasi di Gohlis mengalami kesulitan karena baru sedikit warga yang mau dievakuasi.

1 April 2006 pukul 13.00 air mencapai ketinggian 7,31 meter. Kelajuan ketinggian melambat menjadi 1 cm per jam.

2 April 2006 pukul 17.00 ketinggian air 7,32 meter.

4 April 2006 pukul 2.15 ketinggian air 7,48 meter. Kemarin nonton TV, di Czech banjir udah lebih parah.

4 April 2006 pukul 17.00 ketinggian air 7,47 meter. Besok diperkirakan ketinggian air antara 7,50 sampai 7,40 meter. Buat "turis banjir" (istilah yang digunakan buat para wisatawan yang suka mengunjungi tempat banjir) diperingatkan supaya tidak melewati batas pengaman sungai, karena berbahaya dan dapat menimbulkan kematian. Negara bagian Saxony-Anhalt dan Brandenburg menunggu gilirannya. Diperkirakan sampai akhir minggu ini ketinggian air masih di atas 7 meter, bahkan mungkin bisa sampai Paskah.

5 April 2006 pukul 11.00 ketinggian air 7,39 meter, air mulai surut pelan2.


© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help

Template design - Copyright © 2005 Bernd Willenberg