Blog EntryAkademi Polisi Tidak Menerima lulusan SMA lagiMay 16, '07 2:44 PM
for everyone
Mulai tahun 2007 ini, Akademi Kepolisian tidak menerima lagi calon taruna dari jenjang pendidikan SMA, melainkan dari jenjang pendidikan S1 atau S2. Tujuannya untuk menciptakan polisi-polisi yang handal dan profesional. Ya iyalah, penjahat-penjahat sudah semakin pintar dan lulusan S1 ke atas, mesti diimbangi dengan polisi-polisi yang jago juga. Aku kebayangnya kayak FBI di film-film Amerika, yang jago komputer bisa menangani hacker dan pelaku kejahatan komputer lainnya, terus yang jago ekonomi ngurusin kejahatan ekonomi seperti korupsi, insider trading dsb. Yang pinter psikologi nanganin psikopat dan pembunuh berdarah dingin macam Hannibal Lecter di Silence of The Lamb.

Lagian polisi sekarang sudah dipisahkan dari militer. Mestinya udah nggak militeristik lagi, lebih "makmur" (kan udah dapat budget sendiri dan nggak jadi anak tiri). Asal saja dibenahi dengan baik, polisi Indonesia bisa semakin oke di masa depan. Ada yang berminat jadi polisi yang profesional?

(Klik pada gambar untuk memperbesar)

43 CommentsChronological   Reverse   Threaded
ka2ka wrote on May 16, '07
wah hebat deh ..... semoga system nya berjalan baik !! dan keamanan di negara kita bisa terjamin ...
wikan wrote on May 16, '07
ka2ka said
wah hebat deh ..... semoga system nya berjalan baik !! dan keamanan di negara kita bisa terjamin ...
amin. memang sistem di kepolisian perlu penataan besar-besaran sih. dan dengan menerima lulusan s1 dan s2 menurut saya ini langkah yang revolusioner buat kepolisian. ketimbang bikin polisi yang militeristik mendingan merekrut orang2 yang profesional dan punya dasar ilmu yang kuat. yah, yang bobrok2 perlu dibenahi.
boeldozzer wrote on May 16, '07
Kita sebagai rakyat cuman bisa berharap dan mendoakan mas..Yah, mudah2an perombakan sistem tersebut membawa perubahan yang signifikan para polisi kita dalam mengayomi rakyatnya.
wikan wrote on May 16, '07
Kita sebagai rakyat cuman bisa berharap dan mendoakan mas..Yah, mudah2an perombakan sistem tersebut membawa perubahan yang signifikan para polisi kita dalam mengayomi rakyatnya.
turut mengaminkan. jenk tertarik jadi polisi? :)
boeldozzer wrote on May 16, '07
Halah....saya SMA mas wikan....:)

hehehe
wikan wrote on May 16, '07
Halah....saya SMA mas wikan....:)

hehehe
kalau SMA bisa masuk polisi lewat jalur Secaba (Sekolah Calon Bintara).
Kalau Akpolnya udah nggak buka buat SMA lagi :)
boeldozzer wrote on May 16, '07
mm...dari daerah Bintara rumah saya, paling deket mana Secaba ?

kok Bintaranya sama ya ? :)
w0rm5 wrote on May 16, '07
bagus lah....
jd inget kasus hacker yg ngebobol situs KPU ^^: bukannya dijeblosin penjara malah disuruh ngajarin polisi2......
yg mana skr hasilnya sama aja.....cybercrime dimana....ck ck ck
wikan wrote on May 16, '07
mm...dari daerah Bintara rumah saya, paling deket mana Secaba ?

kok Bintaranya sama ya ? :)
wah di mana ya? mesti ditanyain ke polres terdekat tuh, jenk :)
wikan wrote on May 16, '07
w0rm5 said
bagus lah....
jd inget kasus hacker yg ngebobol situs KPU ^^: bukannya dijeblosin penjara malah disuruh ngajarin polisi2......
yg mana skr hasilnya sama aja.....cybercrime dimana....ck ck ck
yah cybercrime emang gampang2 repot. lha wong polisinya masih polisi jaman dulu yang belum ngerti komputer. moga2 polisi masa depan ada yang lulusan s1 atau s2 ilmu komputer bisa nanganin hacker2 kayak gini.
w0rm5 wrote on May 16, '07
btw bintara? sebelah mananya bintaro?
j/k :D
sepasangmatabola wrote on May 16, '07
Wah hebring dong! ;)
winakarnie76 wrote on May 16, '07
wah setuju banget, kalau polisi mental kacangan yang bisanya main gertak tanpa wacanaitu kadang bikin konyol, ya seperti pengalaman pria disampingku ini, hahaha, gara-gara rambut gondrongnya, maa pas emeriksaan di perbatasan kota langsung dituduh mengakui kalau dia preman, dan dipaksa menunjukkan bukti. wah konyol abis..., sampai adu mulut dan geledah menggeledah,, setelah wahu ada kartu press di dompetnya baru nyerah atuh polisi.. hehhhee, wes knyol buanget deh... sampai-sampai anak-anak kami nantinya jgn sampai ada yg jadi polisi, hehheheh,
winakarnie76 wrote on May 16, '07
sebenarnya sopan santun dalam pemeriksaan perlu diterapkan, lulusan SMA atau S1 apakah bisa menjamin kalau moral kepolisian kita baik nantinya?
ardian923 wrote on May 17, '07
Polisi I : Kenalan mas, lulusan mana?
Polisi II : Oh, saya lulusan ITB, kalo mas lulusan mana?
Polisi I : Saya dari UGM..
Polisi II : Ya udah, kita patroli yuk..

j/k :D
boeldozzer wrote on May 17, '07
w0rm5 said
btw bintara? sebelah mananya bintaro?
j/k :D
Bintara ada di Bekasi Barat....
berarti arahnya "barat daya" dari Bintaro bos..:)
wikan wrote on May 17, '07
Polisi I : Kenalan mas, lulusan mana?
Polisi II : Oh, saya lulusan ITB, kalo mas lulusan mana?
Polisi I : Saya dari UGM..
Polisi II : Ya udah, kita patroli yuk..

j/k :D
asal jangan

Polisi : Angkat tangan. Kamu penjahat lulusan mana?
Penjahat : Saya lulusan Univ XYZ ..
Polisi : Lho kok sama dengan saya. Ya sudah kamu gak jadi saya tangkap ...

mestinya begini

Polisi : Angkat tangan. Kamu penjahat lulusan mana?
Penjahat : Saya lulusan Institut ABC
Polisi : Ah, lu malu2-in almamater aja deh. Saya juga lulusan sana. Ayo sini kamu saya borgol.

:)
arifien wrote on May 17, '07
ya bagus lah.. tapi tetep aja buat krucuk2nya di jalanan itu kan lulusan SMU mas.. kadang mereka yg bikin semena2 main tilang aja..
droppingzone wrote on May 24, '07
wikan said
(Klik pada gambar untuk memperbesar)
Wah, gambarnya kurang besar oom, ga bisa lihat detail keterangan penerimaannya itu.
droppingzone wrote on May 24, '07
Dari Detiknews
:
olri.go.id - Jakarta, Anda berminat masuk Akademi Kepolisian (Akpol)? Jika iya, Anda harus meraih gelar S1. Syarat itulah yang diutamakan dalam penerimaan polisi.

Kapolri Jenderal Pol Sutanto menegaskan pembinaan di Akpol akan terus dilakukan, sehingga kualitas semakin meningkat.

"Kita utamakan S1 dibanding SMA karena saat ini kondisinya masyarakat sudah banyak S1 bahkan sampai S3, masa polisi SMA. Kalau polisi SMA berarti ketinggalan," kata Kapolri usai acara kenaikan pangkat 5 perwira tinggi di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Senin (2/4/2007).

Syarat masuk Akpol antara lain warga negara Indonesia (pria dan wanita), beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, setia kepada NKRI, Pancasila dan UUD RI 1945, sehat jasmani dan rohani.

Jenjang pendidikan sekurang-kurangnya SMA. Usia berkisar 17-24 tahun. Tinggi badan minimal 163 cm (pria) dan 158 cm (wanita).

Kayaknya sih, ada dua masukan untuk Akpol yaitu dari SMA dan dari PT (Perguruan Tinggi).
Hampir sama dengan akademi militer. Contohnya, Akademi Militer di Magelang, yang masuk itu selain dari lulusan SMA, juga dari lulusan Perguruan Tinggi. Dan tentu keduanya dipisahkan/dibedakan pendidikannya.
wikan wrote on May 24, '07
Wah, gambarnya kurang besar oom, ga bisa lihat detail keterangan penerimaannya itu.
mosok sih kurang besar? coba diklik pada gambar deh
atau klik link ini http://wikan.multiply.com/photos/hi-res/upload/RktPxAoKCr4AAHhS3GM1
itu udah besar sekali ...

atau kalau mau liat aslinya di http://www.polri.go.id/Akpol/Cal_akpol1.jpg
wikan wrote on May 24, '07
Dari Detiknews
:
olri.go.id - Jakarta, Anda berminat masuk Akademi Kepolisian (Akpol)? Jika iya, Anda harus meraih gelar S1. Syarat itulah yang diutamakan dalam penerimaan polisi.

Kapolri Jenderal Pol Sutanto menegaskan pembinaan di Akpol akan terus dilakukan, sehingga kualitas semakin meningkat.

"Kita utamakan S1 dibanding SMA karena saat ini kondisinya masyarakat sudah banyak S1 bahkan sampai S3, masa polisi SMA. Kalau polisi SMA berarti ketinggalan," kata Kapolri usai acara kenaikan pangkat 5 perwira tinggi di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Senin (2/4/2007).

Syarat masuk Akpol antara lain warga negara Indonesia (pria dan wanita), beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, setia kepada NKRI, Pancasila dan UUD RI 1945, sehat jasmani dan rohani.

Jenjang pendidikan sekurang-kurangnya SMA. Usia berkisar 17-24 tahun. Tinggi badan minimal 163 cm (pria) dan 158 cm (wanita).

Kayaknya sih, ada dua masukan untuk Akpol yaitu dari SMA dan dari PT (Perguruan Tinggi).
Hampir sama dengan akademi militer. Contohnya, Akademi Militer di Magelang, yang masuk itu selain dari lulusan SMA, juga dari lulusan Perguruan Tinggi. Dan tentu keduanya dipisahkan/dibedakan pendidikannya.
kalau info dari orang dalam ...
polri mulai 2007 ini tidak menerima lagi lulusan SMA untuk Akademi Kepolisian, jadi cuman S1 dan S2. Sedang lulusan SMA bisa jadi polisi lewat jalur Secaba (Sekolah Calon Bintara), yang mana keduanya ada perbedaan ... kalau Akpol lulusannya jadi perwira, sementara Secaba lulusannya jadi bintara yang pangkatnya lebih rendah daripada perwira.

Sementara Akmil dan akademi lainnya masih menerima lulusan untuk SMA (sampai sejauh ini). Untuk lulusan S1 atau S2 yang ingin menjadi perwira bisa masuk jalur Sepa PK (Sekolah Perwira Prajurit Karier). Jadi sekolahannya beda. Begitu.
droppingzone wrote on May 24, '07
wikan said
mosok sih kurang besar? coba diklik pada gambar deh
atau klik link ini http://wikan.multiply.com/photos/hi-res/upload/RktPxAoKCr4AAHhS3GM1
itu udah besar sekali ...

atau kalau mau liat aslinya di http://www.polri.go.id/Akpol/Cal_akpol1.jpg
Iya, kalo yang di tempat oom itu, saya kurang bisa baca detail persyaratannya di poster itu.
Nah kalo yg di situs Polri nah memang gede banget.
Danke schöne!
droppingzone wrote on May 24, '07, edited on May 24, '07
wikan said
kalau info dari orang dalam ...
polri mulai 2007 ini tidak menerima lagi lulusan SMA untuk Akademi Kepolisian
Ooo info orang dalam.

Untuk TNI, memang yg S1/S2 itu namanya Sepa dan memang dipisahkan, tetapi tempatnya kalo ga salah di Akmil juga tuh oom. Ga tahu deh detailnya gimana.

Kalo Akpol sekarang hanya menerima minimal S1, lebih hebat dong dari Amrik ya? Akademinya LAPD ternyata cuma butuh minimal High School alias SMA ya? [Link]. Begitu juga negara bagian Iowa. [Link].
Termasuk FBI National Academy? [Link]
wikan wrote on May 24, '07
Info tentang Pa PK (Perwira Prajurit Karier) bisa dilihat di http://www.tni.mil.id/papk.html
fairysyzie wrote on May 30, '07
mulai minggu kemarin, akpol menerima lulusan sma lagi. gonta ganti kebijakan akpol ini ...:P
wikan wrote on May 30, '07
mulai minggu kemarin, akpol menerima lulusan sma lagi. gonta ganti kebijakan akpol ini ...:P
bukannya indonesia emang suka gonta ganti kebijakan :)
moharifwidarto wrote on Jun 8, '07
Akhirnya ada yang sadar juga. BTW, kalau sudah jadi S1 persyaratannya, sogokan untuk bisa masuk pasti dah lebih besar dari Rp 150 juta yah. Tetangga di kampungku tuh kesian banget untuk masukin anaknya jadi brigadir polisi saja habis ngabisin Rp 35 juta. Duit segitu buwat modal dagang di kampung juga lumayan.
hendryhowser wrote on Jun 9, '07, edited on Jun 9, '07
Sebenernya bukan akpolnya yang jadi masalah, mau SMA, S1 atau S2 bahkan S3 terserah, itu cuman untuk perbaikan sistem sumberdaya.
Tapi itu... tu... yang di lapangan.

Mobil paman gue hilang, trus ketemu ama polisi, tapi harus bayar 12 juta buat nebus.

Polantas yang gue liat, banyakan gak ngatur lalu lintas atau memberikan pengarahan, tapi liat2 kesalahan orang biar dapet duit kalo orangnya gak mau ditilang (sori suu'dzon nih). Kalo cuman modal ngayun2 tongkat, anak sd juga bisa. Harusnya kalo dah jam2 macet, gak usah pake lampu merah lagi, tapi polisinya yang ngatur (hal ini cuman terjadi di beberapa tempat)

Gue mau bikin sim (bukan di jakarta) dicegat dipintu masuk,
polisi 1: "mas tolong jaketnya dilepas dan ktpnya dititipin di pos depan"
Gue: "Lho saya kan mau buat sim pak, kan butuh ktp."
Polisi 1: "Ya sudah, pokoknya ke pos jaga dulu".
Sampe di pos jaga.
Polisi 2: "Mau bikin sim A atau C, biayanya 320 rb mas per simnya.
Gue: "Saya mau pake jalur normal aja pak"
Polisi 2: "Ya ini pake jalur normal, tapi lebih cepat, gak perlu di tes2 lagi"
Gue: "Saya mau yang lebih murah pak, soalnya duit saya pas2an, lagian saya bikin sim karena sim saya dulu hilang dan gak ada fotokopinya, jadi kalo mau di tes, ya silakan...")
Polisi 3,4,5,sampai 8 yang nongkrong di pos diam2 aja ngedengerin.
Langsung gue tinggal aja... males banget...

Heran... selalu saja dibilang oknum, tapi koq rata2 yang gue temuin pada kayak gitu (kata2 "Oknum" itu cuman pernyataan buat ngeles dari mereka).

Sistemnyalah yang membuat: "Ada polisi, harus ada uang".
wikan wrote on Jun 10, '07
Sistemnyalah yang membuat: "Ada polisi, harus ada uang".
ya harapannya, kalau polisinya tambah pinter, bisa lebih mempergunakan otaknya ketimbang kekuasaannya. Soal polisi yang korup kayak gitu emang harus bisa ditangani oleh bagian internal affairnya polisi sendiri. Mesti tegas dan bisa menyikat habis korupsi di kepolisian, meskipun artinya mengorbankan teman sendiri.
rider008 wrote on Oct 15, '07
jahh.......klo di indonesia mskipun s1 tapi oo'n percuma

mending sma tapi yg bnr2 pinter n di test lwt jalur yg bnr....!!!

lha wonk ckrng smuanya tu pake uang om.......!!1
wikan wrote on Oct 22, '07
jahh.......klo di indonesia mskipun s1 tapi oo'n percuma

mending sma tapi yg bnr2 pinter n di test lwt jalur yg bnr....!!!

lha wonk ckrng smuanya tu pake uang om.......!!1
kalau logikanya kayak gitu sih bener juga.
tapi kalau antara lulusan sma dan s1 tapi sama2 oon gimana? :)
yah, paling gak diharapkan orang masuk s1 mestinya lebih pinter ketimbang anak sma, apalagi kalau udah sampai lulus s1, meskipun jalannya gak bener2 amat.

cuman, aku dapat kabar dari temanku, ternyata akpol masih juga menerima lulusan sma.
yah, sama juga boong ... menjilat ludah sendiri nih :(
ocetetera wrote on Dec 7, '07
eh tolong dong , tayangin bagaimana saja syarat-syarat jadi perwira polisi?
taridjawir wrote on Jan 23
jadi, saya ga bisa masuk akpol
tp ga papa yang penting alumni akpol yang berikutnya ga pada mesum2 lah ya?
wia1985 wrote on Feb 13
waah bgs dng kL gt!!! i minat msk deeh =) kmrn nyba ggL cieh
bramandasurya wrote on Feb 28
tetep aja mau masuk secaba,akpol,ataupun perwira karier tetep pakai duit, itu sudah jadi rahasia umum.
makanya jangan heran klo banyak polisi sering malak masyarakat,kan untuk nutup balik modal.
wikan wrote on Mar 27
eh tolong dong , tayangin bagaimana saja syarat-syarat jadi perwira polisi?
silakan diklik aja pada gambar di atas untuk memperbesar
obysasay wrote on Apr 7
emang penting kualifikasi mengingat sekarang udah era globalisasi so kinerja dan kualitas polisi harus ditingkatin
wikan wrote on Apr 14
emang penting kualifikasi mengingat sekarang udah era globalisasi so kinerja dan kualitas polisi harus ditingkatin
yup, bener obysasay ... apalagi penjahatnya juga makin lama makin pinter
andolin wrote on May 30
mas, gw mo nanya apakah skrg ini masih bisa seseorang yang mempunyai capability, skill, and the other side as a trully academic bisa masuk menjadi akpol (taruni) secara murni?
y11di wrote on Jun 20
aku pernah ikut tes sampe pantukhirda..dapat link org dlm ,mintain uang gt..selama proses bnyak anomali, banyak org luar daerah trus tes jasmani udah payah bnget tp msh lulus aj..pdhl sistem gugur....Money talk..
kiatsaputra wrote on Jul 11
mas saya kiat dari smk texmaco jurusan it saya sebagai ketua pks n bantara apakah bisa mempermudah untuk jadi polisi n syaratnya tu apa saja sih mas n brp???? apakah mahal n kalau gagal apakah uang kembali n uangnya tu untuk apa sih mas kok mahal..
kiatsaputra wrote on Jul 11, edited on Jul 11
jawab semua ya.... + informasi lainya....
Add a Comment
   
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help

Template design - Copyright © 2005 Bernd Willenberg